Apakah Saya Dapat Di Percaya?

Dalam kehidupan ini kita sebagai mahluk sosial tidak pernah bisa lepas untuk dapat berhubungan dengan orang lain. termasuk dalam meraih sukses kita memerlukan orang lain. Salah satunya, jika kita ingin sukses menjadi seorang pebisnis, kita memerlukan orang lain, misalnya investor. Jika kita juga ingin sukses dalam karir, tentu kita tidak akan lepas dari keberadaan atasan dan rekan kerja kita. atau kita ingin sukses dalam hubungan asmara pun kita harus menjaga kepercayaan.

Kepercayaan adalah kekuatan “daya tarik” yang luar biasa untuk mengundang peluang ber-transaksi. Kalau melihat penjelasan para pakar marketing, transaksi adalah sasaran riil jangka pendek yang dicapai oleh kesepakatan antarpihak. Transaksi ini pada hakekatnya bukan saja akan dilakukan oleh para pedagang atau pebisnis, tetapi akan dilakukan oleh semua orang yang menjalankan aktivitas usaha, apapun usaha itu, termasuk juga dalam bekerja & kehidupan sosial kita.

Biarpun kita sudah ahli di bidang tertentu, tetapi kalau belum ada orang yang mempercayai keahlian kita, keahlian itu manfaatnya masih belum banyak buat kita. Mungkin atas dasar inilah George MacDonald pernah mengatakan: “Dipercaya itu nilainya lebih besar ketimbang dicintai.”

Sukses kita bisa dipengaruhi oleh kepercayaan orang lain kepada kita. Semakin sedikit orang yang percaya kepada kita, akan semakin sempit ruang kita dalam meraih sukses. Bagaimana orang akan menanamkan uangnya kepada kita jika dia tidak percaya kepada kita. Bagaimana kita akan diberi jabatan yang tinggi jika atasan tidak percaya kepada kita. Bagaimana kita bisa dicintai pasangan jika pasangan tidak bisa mempercayai kita.

Ada dua faktor yang mempengaruhi kepercayaan orang lain kepada kita, yaitu kepercayaan akan kejujuran kita dan yang kedua kepercayaan akan kemampuan atau kompetensi kita. Oleh karena itu, jika kita ingin sukses kita harus bisa menjaga kepercayaan orang lain atas kejujuran kita, jangan pernah menghianati, karena ini akan merusak kepercayaan orang lain. Kemudian kita harus terus menerus mengembangkan kemampuan kita, agar lebih banyak orang lain yang percaya kepada kita.

Jagalah kepercayaan orang lain, karena kepercayaan itu… penting, bahkan sangat penting. Kepercayaan itu berharga banget, mahal harganya, dan tidak ternilai dengan nominal uang. tapi jika kita bisa dipercaya maka kita akan menjadi tidak ternilai karena dapat dipercaya.

Kepercayaan akan mampu mengurangi sekian persen potensi problem dalam hubungan antar manusia. Hubungan yang saya maksudkan di sini bisa hubungan apa saja, mungkin bisnis, mungkin profesi, rumah tangga, persahabatan dan lain-lain. Seperti yang kita alami, hubungan kita dengan orang lain itu tak hanya menjadi sumber solusi. Terkadang juga menjadi sumber problem. Problem inipun ada yang berupa kesulitan, dilema, dan misteri. Pokoknya, warna-warni problem itu bisa dikatakan tak terhitung. dan kepercayaan dapat mengurangi masalah yang ada.

ada tiga hal yang kerap menjadi perusak kepercayaan.

1. Tidak bisa berkomitmen
2. Skill atau Keahlian yang kurang cukup
3. Kebiasaan Melanggar Kebenaran

Punya kebiasaan melanggar kebenaran yang disepakati agama-agama, norma-norma dan lain-lain serta punya kebiasaan mendewakan “kebenaran-sendiri” yang melawan kebenaran itu, juga bisa merusak kepercayaan. Dalam hal usaha atau kerja sering kita dapati ada orang lebih percaya sama orang lain ketimbang sama keturunannya sendiri karena pelanggaran yang dilakukan. Soal sayang, pasti orang lebih sayang sama keturunannya, tetapi soal percaya, lain lagi. Bahkan tak sedikit penjahat atau koruptor mencari orang lain yang bukan penjahat atau yang bukan koruptor ketika urusannya adalah soal kerja atau menjalankan usaha.

Mengulas kepercyaan bisa kita ambil contoh dari para pemmpin kita, mengapa seorang terpilih menjadi pemimpin, jawabnya karena orang tersebut dapat dipercaya, jika seorang sudah tidak dipercaya tindakan apapun yang dilakukan akan menjadi selalu salah, walaupun dia melakuakn tindakan yang sudah tepat atau baik.

Bagaimana meningkatkan kepercayaan

1. Selalu menjaga kejujuran dan Integritas diri
2. Selalu menepati komitmen atau Janji
3. Meningkatkan kemampuan dan pengetahuan diri

Lalu bagaimana cara mengembalika kepercayaan yang memudar atau hilang, mengembalikan kepercayaan itu bukanlah hal yang mudah, yang perlu kita lakukan ialah tunjukan keseriusan kita dalam merubah diri, setelah itu jangan pernah membuat kesalahan yang sama untuk kedua kalinya ataupun kesekian kalinya. Katakanlah pada diri sendiri dan orang yang ingin kita dapatkan kepercayaanya bahwa saya ingin dapat percaya lagi , dan kita harus membuktikan keseriusan janji dan kata2 anda dalam waktu yang sangat panjang serta diperlukan niat tulus untuk mengembalikan kepercayaan.

Jelaslah bahwa kepercayaan merupakan motor penggerak bisnis. Lalu apa kunci membangun kepercayaan? Kuncinya hanya satu: kedekatan. Namun kedekatan ini memiliki tiga titik tolak, yaitu kedekatan fisik, kedekatan intelektual dan kedekatan emosional.Jadi kalau anda ingin sukses jadilah orang yang bisa dipercaya.

Dalam kesempatan ini juga saya ucapkan Terimakasih kepada para sahabat semuanya karena telah percaya untuk membaca tulisan-tulisan saya. Maka jadilah orang yang dapat dipercaya jika anda ingin sukses dan menggapai mimpi anda. Dan menjadi orang yang dapat dipercaya adalah langkah awal kita menggapai sukses/mimpi kita. jadi jagalah kepercayaan yang telah kita terima. mari kita renungkan apakah kita bisa menjadi orang yang dapat dipercaya?

“Kepercayaan adalah hal yang terkadang kita anggap kecil, tapi bernilai sangatlah besar”

“Kepercayaan tidak dapat dinilai dengan materi karena terlalu mahal harganya”

Bagi Saya : “lebih baik Mati dari pada hidup tidak bisa dipercaya”

~ oleh ardjuna pada April 24, 2008.

Satu Tanggapan to “Apakah Saya Dapat Di Percaya?”

  1. percaya= kesuksesan dalam segala bagian kehidupan.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: