im waiting for u dear

Dengan musik syahdu ini kembali kutuliskan takdirku dalam diary, alam yg senantiasa menjadikanku bagai singa yg sangat buas pun ladang spt keledai yg lemah dengan tumpukan teori dipunggungku, Aku bener2 bisa sangat menikmati malam2 tanpa ada lg yg kupikir kecuali bagaimana bisa menghabiskannya dalam keadaan yg damai…
lalu dalam kegelapannya dalam kelembutannya aku baringkan diriku dalam syair yg sendu merayu merujuk pada para pujangga cinta yg benar2 telah merasakan cinta yg sebenarnya…

Aku disini saat aku tak lagi bisa bercakap2 denganmu tapi
aku disini di depan komputerku menulis untukmu menunggumu di depan layarku siapa tau kamu rindu padaku dan hanya dengan bbrp klik kamu bisa menemuiku sebetulnya tapi siapa yg memegang kendali dirimu agar bisa bersua denganku meski bbrp saat saja…aku tau ada rindu yg berteriak ada desah nafas yg memburu dan ada detak jantung yang berpacu yg tidak spt biasanya…yg lebih kencang berpacu saat kita bicara, ada sesuatu yg terjadi namun ku tak yakin pasti seberapa kapasitasnya….(wuih!!! aku serasa ada dlm kilatan angin dengan kecepatan 200 knot!!!) aku berpusing mencari rumus kimia seperti yg terungkap dalam rumus kimia kebahagiaan milik imam ghozali

Ohh seperti inikah rasanya…tp kupikir kita bisa mendewasakannya dengan banyak alasan kita bisa lbh eksis dengan diri kita sendiri kita sdh terlalu dewasa untuk memilih jalan yang baik yg bisa kita tempuh, kita akan berfikir seribu kali untuk melakukan suatu hal yang sangat bodoh yang masih bisa kita kendalikan…

dan menjadi dewasa adalah pilihan “glek! aku sudah memilih untuk menjadikan hidup ini spt apa yg aarit ali lakukan selama hidupnya memiliki kesunyian abadi dan menjadi penyair kehidupannya sendiri

Aku akan temani malam dengan tiap kesibukan yang bisa membuatku terus bertahan, menemui syeh dalam meditasiku dan mengungkapkan apa2 yang aku rasakan pada Tuhan adalah hal yang kuperlukan saat ini, ohh jiwaku sudah terlampau kering untuk diberi makan meski begitu aku tetap bertahan demi suatu kerinduan abadi yang senantiasa bernyanyi didalam hatiku….

Burung Nuri, kamu masih disitu sayang ??? aku masih menunggumu demi malam yang kian menjadikanmu kian menawan dalam ingatan jiwaku….

selamat malam

rindu selalu

~ oleh ardjuna pada Desember 5, 2007.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: